Monday, August 1, 2011

Briptu Erik S tewas?


Bangkalan - Keluarga anggota Briptu Erik S sangat terpukul. Anggota Lalu Lintas Polres Bangkalan itu semasa hidupnya diyakini keluarganya tidak pernah memiliki musuh.
Jenazah polisi yang tinggal di Arosbaya, Bangkalan, Madura, itu dibawa ke RS Bhayangkara, Surabaya, untuk diotopsi, Senin (1/8/2011) malam. 
Namun jenazah anggota polisi yang tewas dengan luka tembak di punggung dan memar di wajah itu sebelumnya sempat dibawa ke RS Bangkalan.
Korban yang berasal dari Nganjuk itu meninggalkan satu istri dan seorang anak yang berusia lima bulan. Mahmudi (37), paman istri korban kepada wartawan di RS Bangkalan, mengatakan, selama ini korban tidak mempunyai masalah dengan siapapun. 
"Dengan lingkungan baik dan sopan," ujar Mahmudi singkat.
Pembunuhan yang menimpa Briptu Erik S itu cukup menggegerkan Madura ketika menginjak hari pertama Bulan Suci Ramadan. Briptu Erik S ditemunya nyaris telanjang di sekitar Gunung Gigir Kecamatan Blega.
Sebelum tewas, korban sempat menilang seorang pelajar bernama M Farid, yang mengendarai motor Nopol M 3440 AV, Pk 15.30 Wib. 
Informasi dari Farid seperti yang diterima detiksurabaya.com, korban juga sempat berbicara dengan 2 oorang yang mengenakan seragam Polri dengan tutup kepala baret Provos dan seorang berpakaian safari yang menumpang kendaraan Toyota Kijang kapsul warna hitam.
Dan Pukul 16.15 Wib, warga menemukan jenazah korban. Di sekitar lokasi penemuan, juga tergeletak seragam Polri milik korban. Senjata api korban dikabarkan raib.

No comments:

Post a Comment